Wednesday, February 3, 2021

Keterkaitan Sistem Nilai Norma dan Sosialisasi

Pernahkah kalian telah mengerti mengenai nilai maupun norma yang ada di masyarakat? Mungkin kita sudah paham seberapa pentingnya suatu nilai dan sosialisasi. Dari artikel mengenai nilai-nilai sosial, norma-norma sosial, bahkan sosialisasi di dalamnya. Hal ini sangat penting mengingat dalam mengerti pelajaran sosiologi lebih dalam.

Masyarakat Sekolah
Kehidupan sosial di sekolah 
© 周 康  / Pexels

Dalam artikel berikut kita akan membahas mengenai sistem nilai norma dan sosialisasi. Dalam ranah ini kita akan membahas nilai sosial dan sosialisasi dan keterkaitan di dalam sosialisasi.


Nilai Sosial

Nilai adalah sesuatu yang sangat penting dari kebudayaan. Suatu tindakan dianggap sah – artinya secara moral dapat diterima – kalau harmonis dengan nilai-nilai yang disepakati dan dijunjung oleh masyarakat di mana tindakan itu dilakukan. Oleh sebab itu nilai sangat penting di dalam masyarakat.


Dalam pengertian Horton dan Hunt (1987), nilai adalah gagasan mengenai apakah sesuatu pengalaman itu berarti maupun tidak berarti. Nilai pada hakikatnya mengarahkan perilaku dan pertimbangan seseorang, tetapi ia tidak menghakimi apakah sebuah perilaku dan pertimbangan seseorang, tetapi ia tidak menghakimi apakah sebuah perilaku itu benar atau salah.


Nilai sosial adalah nilai yang dianut oleh masyarakat itu sendiri. Dalam konteks nilai yang ada di masyarakat. Nilai sosial adalah nilai yang dianut oleh sejumlah masyarakat untuk kehidupan sosial. Setiap masyarakat memiliki nilai-nilai yang harus mereka junjung tinggi di dalam masyarakat. Nilai sosial tersebut harus dijunjung tinggi untuk keberlangsungan kehidupan masyarakat yang menganutnya.


Sosialisasi

Peter Berger (1978) sendiri mendefinisikan sosialisasi sebagai “a process by which a child learns to be a participant member of society” – proses melalui mana seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat. Definisi ini disajikan dalam suatu judul Society in man; yang tergambarkan bahwa melalui sosialisasi masyarakat, manusia masuk ke dalam manusia.


Sosialisasi adalah akan berkaitan dengan kepribadian. Dimana membangun manusia untuk mengikuti apa yang ada di dalam nilai-nilai masyarakat. Terutama nilai-nilai sosial masyarakat yang ada sehingga membangunya jadi masyarakat.


Nilai sosial berkenaan dengan norma sosial. Karena di dalam norma adalah perwujudan dari suatu nilai sosial. Soerjono Soekanto (1982) menjelaskan mengenai pengertian Norma Sosial adalah sebagai aturan yang berlaku di dalam masyarakat yang disertai dengan sanksi bagi individu atau kelompok bisa melanggar aturan tersebut. Sanksi bagi masyarakat yang disertai dengan sanksi bagi individu atau kelompok bila melanggar aturan tersebut. Sanksi bisa berupa teguran, denda, pengucilan, atau hukuman fisik. Individu wajib mematuhi norma yang telah dirumuskan.


Keterkaitan antara Nilai Sosial dan Sosialisasi

Di dalam kehidupan sosial berkembang suatu beberapa sistem nilai. Dalam hal ini sistem nilai tersebut dapat dikelompokan dalam tiga bagian, antara lain :


  • Sistem nilai yang berhubungan dengan benar dan salah, disebut dengan logika.
  • Sistem nilai yang berhubungan dengan baik dan buruk atau pantas dan tidak pantas disebut dengan etika.
  • Sistem nilai yang berhubungan dengan indah dan tidak indah dalam hal estetika.


Nilai-nilai sosial yang sangat erat kaitannya dengan norma-norma sosial. Jika nilai sosial dapat dijadikan standar normatif dalam berperilaku secara sosial sebagai acuan-acuan sikap dan perasaan yang diterima oleh masyarakat dalam dasar yang dianggap benar dan penting. Oleh sebab itu norma sosial adalah bagian yang konkrit dari nilai-nilai yang ada dalam kehidupan masyarakat. Di dalam sistem norma terdapat aturan-aturan dan sanksi-sanksi dan aturan-aturan tersebut dilanggar, sehingga nilai dan norma sosial adalah dasar dalam kehidupan masyarakat.


Kaitannya dengan sosialisasi bahwa norma dan nilai sosial ini bahwa nilai dan norma sosial mendasari orang tersebut bersosialisasi. Bersosialisasi sendiri harus didasari pada nilai dan norma sosial ini. Sehingga seseorang yang terbentuk dalam nilai dan norma sosial tersebut di dalam sosialisasi. Dalam hal ini, sosialisasi harus didasari hal-hal demikian agar dapat berjalan dengan optimal.


Kesimpulan

Sosialisasi adalah hal yang sangat penting, karena sosialisasi dapat membentuk suatu kepribadian. Dalam kepribadian ini, dalam sosialisasi harus didasari pada norma dan nilai sosial yang ada. Nilai dan norma sosial adalah dasar ketika seseorang melakukan interaksi sosial maupun bersosialisasi terhadap sesama. Bahkan sebagai dasar pembentukan kepribadian.


Sumber : 

  • J. Dwi Narwoko(editor) dan Bagong Suyanto(editor), 2019, Sosiologi : Teks pengantar dan Terapan, Jakarta : Prenadamedia Group, Hlm. 47
  • Elisanti dan Titin Rostini, 2009, Sosiologi 1 : untuk SMA / MA Kelas X, Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Hlm. 35 36 – 37
  • Kamanto Sunarto, 2004, Pengantar Sosiologi, Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Hlm. 21
  • Soerjono Soekanto dan Budi Sulistyowati, 2017, Sosiologi suatu Pengantar, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. Hlm. 172 – 176
  • Wida Widianti, 2009, Sosiologi 1 : untuk SMA dan MA Kelas X, Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Hlm. 55 - 56

Apakah kalian mengerti maksud keterkaitan antara Sistem Nilai Norma dan Sosialisasi? Apakah kalian paham?

Tinggalkan Komentar di bawah ini
EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)