Sunday, February 7, 2021

Penyimpangan Sosial - Pengertian dan Teori-Teori Penyimpangan Sosial

Pernahkah mengerit arti suatu penyimpangan? Mungkin kita sudah pernah mendengar kata ini pada umumnya dalam kehidupan kita. Dalam hal menyimpang, kita pasti sudah mengerti dan terbiasa mengenai itu. Pasti kita mengerti adanya suatu penyimpangan yang terjadi Terutama apa yang berbeda dari masyarakat. Hal inilah yang disebut dengan penyimpangan.

Ayah dan Anak
Ayah dan Anak
© Ayah dan AnakAugust de Richelieu / Pexels

Namun dalam artikel berikut kita akan membahas mengenai penyimpangan sosial. Apakah yang dimaksud dengan penyimpangan sosial ini? Mengapa adanya penyimpangan sosial ini? Berikut kita akan mempelajari mengenai dasar-dasar di dalam penyimpangan sosial.


Pengertian Penyimpangan Sosial / Menyimpang Sosial / Perilaku Menyimpang

Pernahkah melihat perilaku warga atau seseorang yang tidak sesuai kebiasaan masyarakat, baik itu nilai maupun norma-norma yang ada. Perilaku menyimpang terjadi karena ada salah satu di dalam kehidupan yang ada di dalam kehidupan.


Perilaku menyimpang dapat kita mengerti dan kita sederhanakan dalam pengertian bahwa seseorang berperilaku menyimpang apabila menurut sebagian besar masyarakat perilaku tersebut di luar dari adat, kebiasaan, maupun norma dan atau nilai sosial yang berlaku di dalamnya. Dalam hal ini, kita bisa mengamati berbagai perilaku yang ada di dalam kehidupan kita. Kita bisa mengatakan mereka akan memiliki perilaku menyimpang jika kita menyakiti suatu nilai-nilai dan norma yang kita miliki itu menjadi standar yang berlaku di masyarakat.


Berikut beberapa pengertian dari perilaku menyimpang dari beberapa ahli sosiologi, diantaranya yaitu :

  • Becker, menjelaskan bahwa perilaku menyimpang bukanlah kualitas yang dilakukan orang, melainkan konsekuensi dari adanya suatu peraturan dan penerapan sanksi yang dilakukan oleh orang yang lain terhadap pelaku tindakan tersebut.
  • Robert M. Z. Lawang, penyimpangan sebagai tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial. Serta harus ada usaha dari pihak berwenang untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang.
  • James Vander, mengungkapkan bahwa penyimpangan merupakan perilaku yang oleh sejumlah orang dianggap sebagai hal yang tercela dari luar batas toleransi.


Teori-Teori Penyimpangan Sosial

Untuk memahami mengenai bagaimana sekelompok orang maupun seseorang dapat berperilaku tidak benar atau menyimpang. Maka ada beberapa hal yang dapat kita ketahui dalam mengertI sifat-sifat secara teoritis. Dalam hal ini, ketika kita mencari dua perspektif yang bisa digunakan untuk memahami sebab-sebab dan latar belakang seseorang ataupun kelompok orang berperilaku menyimpang.

Berikut beberapa teori-teori yang menjelaskan mengenai penyimpangan sosial :


1. Teori biologis

Teori biologi sendiri melihat faktor biologis sebagai penyebab dari sebagian besar suatu tindakan penyimpangan. Faktor biologis yang dimiliki di dalamnya. Dalam hal ini, faktor pembawaan biologisnya dari pembawaan biologis yang ada.


2. Teori psikologis

Teori yang menganggap bahwa ketidakmampuan dalam menyesuaikan diri dalam psikologis. Sehingga pengaruh kejiwaan yang tidak seimbang menjadi perilaku menyimpang secara sosial.


3. Teori Sosialisasi / Belajar

Teori yang menghubungkan dari hasil belajar maupun sosialisasi yang ada di tempat dirinya belajar. Teori ini sendiri menghubungkan perilaku penyimpangan dengan ketidakmampuan yang ada disebabkan oleh sosialisasi dalam kebudayaan dan menyimpang.


4. Teori Anomi

Teori ini menyatakan masyarakat komplek akan menjadi masyarakat tanpa norma. Dalam hal ini, tidak ada pendoman jelas bahwa perlu dipelajari dan dipatuhi orang. Teori anomi berasumsi bahwa penyimpangan adalah akibat dari adanya berbagai ketegangan dalam suatu struktur sosial sehingga ada individu-individu yang mengalami tekanan dan akhirnya menjadi menyimpang.


5. Teori reaksi masyarakat (labeling theory).

Teori ini memusatkan perhatian dan pembuat peraturan dan pelanggar peraturan. Dalam hal ini, pemberian cap penyimpang pada seseorang akan merubah perilaku dalam masyarakat terhadap orang tersebut. Teori labelling menjelaskan penyimpangan terutama ketika perilaku itu sudah sampai pada tahap penyimpangan sekunder (secondary deviance). Dalam penjelasannya teori labeling juga dalam menggunakan reaksi antara si penyimpang dan masyarakat biasa (konvensional).


6. Teori konflik

Teori konflik ini sendiri lebih menitikberatkan analisisnya pada asal usul terjadinya suatu aturan atau tertib sosial. Teori konflik terdiri atas teori konflik budaya yang mengawali dari suatu pertentangan norma dalam berbagai kebudayaan khusus yang berlainan. Teori konflik kelas sosial lebih melihat penyimpangan yang bermula dari adanya perbenturan kepentingan antara kelas-kelas sosial yang berbeda.


7. Teori pengendalian / Kontrol 

Teori kontrol adalah bahwa penyimpangan merupakan hasil dari kekosongan kontrol atau pengendalian sosial. Dalam hal ini, teori ini dibangun karena manusia cenderung tidak patuh terhadap hukum yang berlaku. Sehingga terjadinya pelanggaran hukum yang berlebih. Dalam hal ini, teori ini menghubungkan penyimpangan dengan lemahnya suatu ikatan-ikatan dengan suatu lembaga-lembaga sosial di masyarakat, baik itu keluarga, sekolah, dan pekerjaan. Dalam hal ini, teori pengendalian memandang bahwa norma maupun hukum yang sistematis sebagai alat dalam pengendalian yang bermanfaat, misalnya hukuman dari norma maupun hukum.


Kesimpulan

Setidaknya kita bisa belajar mengenai perilaku menyimpang dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku ini sangat penting untuk dipelajari jika ada salah seorang mengalami penyimpangan perilaku di masyarakat. Perilaku menyimpang di masyarakat ini sangat penting dipelajari untuk mengatasi perilaku menyimpang ini. Agar apa? agar perilaku ini yang menyimpang dapat diatasi segera agar masyarakat tidak menyimpang dari perilaku tersebut. Ketika masyarakat / seseorang / sekelompok orang menyimpang dari perilaku tersebut, maka dapat dibilang, masyarakat tersebut terjadi penyimpangan.


Sumber :

  • Elisanti dan Tintin Rostini, 2009, Sosiologi 1 : untuk SMA / MA Kelas X, Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional Hlm. 92 - 96
  • J. Dwi Narwoko(editor) dan Bagong Suyanto(editor), 2019, Sosiologi : Teks pengantar dan Terapan, Jakarta : Prenadamedia Group, Hlm. 86, 95 -103


Apakah anda pernah mengalami perilaku menyimpang ini? Apakah anda pernah mengalami penyimpangan sosial ini? Pernahkan perilaku anda menyimpang dari masyarakat?

Tinggalkan Komentar di bawah ini
EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)