Setiap ada suatu aksi, pasti akan terjadi suatu reaksi. Reaksi inilah yang menghasilkan suatu berbagai macam dampak yang tak luput menimbulkan berbagai pro dan kontra dikalangan masyarakat. Bahkan dalam ilmu sains pun selalu mendapatkan berbincangan maupun kejadian nyata di dalamnya. Sehingga perlunya sifat kritis dan penerapan secara nyata agar tidak menimbulkan dampak negatif di kemudian hari.
![]() |
Bioteknologi Modern © kompasiana.com |
Dampak Penerapan Bioteknologi
Berbicara dampak, pasti senada dalam pikiran kita bahwa dampak selalu berhubungan dengan hal yang tidak baik. Namun kita tidak perlu risau akan namanya dampak karena kita akan membahas dari berbagai sisi agar kita dapat mengenal dalam-dalam. Dampak sendiri merupakan reaksi yang terjadi saat terjadi suatu bioteknologi. Dampak inilah yang menjadikan penerapan Bioteknologi menjadi lebih baik. Publik sendiri harus lebih mengenal dalam-dalam mengenai dampak yang ditimbulkan saat ini dan ke depan. Hingga diharapkan Bioteknologi sendiri mampu memecahkan dan membantu berbagai persoalan yang sedang terjadi di dunia ini.Sebagai tumpuan hidup manusia saat ini, Bioteknologi sendiri harus mampu memenuhi segala kebutuhan manusia saat ini, seperti mengatasi berbagai penyakit, kekurangan pangan, kekurangan ternak, maupun telah berahli pada industri pertambangan dan berbagai masalah lainnya. Namun perlunya kesadaran diri agar tidak terjerumus pada hal negatif. Berikut dampak bioteknologi di dalam aspek kehidupan.
Dampak di Bidang Sosial Ekonomi
Sejak berbagai masalah timbul karena produktivitas susu sapi rendah, manusia berusaha mendapatkan bagaimana cara mengatasi permasalah tersebut. Dibuatnya suatu hormon pertumbuhan sapi (Bovine growth hormone / BGH) demi meningkatkan produksi susu sapi sampai 20%. Permasalahan yang dianggap selesai ini malah mendapatkan reaksi lain, gimana tidak peternak yang belum modern dan kecil harus tersingkir lantaran sapi mereka tidak mendapatkan hormon tersebut. Sehingga penerapan BGH ini menimbulkan kesenjangan ekonomi di masyarakat.Selain permasalahan "susu hasil BGH", kini kita diperhadapan dengan kemerosotan tanaman perkebungan. Karena banyaknya kebutuhan akan tanaman ini, seperti jeruk, tembakau, coklat, kopi, gula, vanili, kelapa, ginseng, dan opium. Maka manusia berusaha merancang percobaan agar dapat memodifikasi genetika ke tanaman lain. Hasilnya sendiri cukup mengatasi permasalahan yang ada. Masyarakat dapat menikmati buah-buahan dari tanaman tersebut, namun keadaan inilah yang mendorong tanaman dari asalnya. Dalam hal ini, tanaman non genetika akan tersingkir dengan tanaman genetika. Hasilnya yang tetap mengandalkan produktivitas dari tanaman asli akan menderita kerugian besar.
Selain itu, kebutuhan akan ternak akan selalu meningkat, seperti ayam, sapi, dan kambing selalu meningkat. Alhasil demikian, mereka berusaha menciptakan hewan yang dapat memenuhi kebutuhan ini. Hingga dibuatnya suatu rekayasa genetika didalamnya. Misalnya sapi yang dulu kurus namun dagingnya enak, di pasangkan dengan gen sapi import yang gendut dan dagingnya biasa. Menghasilkan sapi unggulan guna memenuhi kebutuhannya. keberadaan inipun menimbulkan dampak besar pada sosial ekonomi. Mengapa tidak? Jika tidak dilakukan dengan bijaksana, maka keberadaan hewan transgen ini memicu kerugian bagi para petani yang masih mengandalkan reproduksi secara alami. Selain itu pual memicu pencemaran dan dampak lainnya.
Dunia industri internasional selalu bersaing ketat agar menciptakan suatu keuntungan yang luar biasa. Persaingan inilah yang memicu guncangan dunia. bagi negara maju, mereka memiliki teknologi yang tinggi agar dapat memasarkan maupun memperdagangkan produknya, di sisi lain negara berkembang belum memiliki teknologi memadai sulit bersaing, bahkan memilki teknologi modern. Al hasil negara maju jauh lebih unggul ketimbang negara berkembang sehingga memicu ketidakadilan sosial ekonomi. Negara berkembang tersingkirkan dan negara maju dihormati. Kesenjangan ini sulit buat diatasi mengingat setiap negara memiliki latar belakang masing-masing. Contoh hal ini ialah petani dan peternak memakai hewan transgen lebih menguntungkan ketimbang mereka yang tetap cara tradisional. Ditambah hak paten rekayasa transgenik ini lebih banyak dimiliki oleh negara maju.
Dampak di Bidang Etika/Moral
Etika dan moral memang perlu diperhatikan serius dalam menjalani kehidupan. Sebab sangat serius bahkan banyak manusia kurang bermoral tetap melakukan hal negatif dari bioteknologi. Penyisipan gen makhluk hidup kepada makhluk lain dianggap sebagai hal tidak bermoral. Karena hewan yang tidak sekerabat disisipi dengan gen hewan lain dianggap sebagai pelanggaran hukum alam. Sehingga sulit sekali untuk diterima masyarakat.![]() |
Bioteknologi Konvensional / Tradisional © saglikbilgileri.net |
Dampak di Bidang Kesehatan
Selain bioteknologi sangat bermanfaat di bidang kesehatan, banyak sekali permasalahan yang cukup serius di bidang ini, Sehingga diperlukan berbagai jenis obat dan insulin yang cocok mengatasi masalah ini. Namun ternyata bioteknologi sendiri telah berdampak juga pada kesehatan, misalnya insulin hasil rekayasa sendiri menyebabkan 31 orang meninggal di Inggris.Masih ingat akan Tomat Flavr Savr? Pasti kalian telah mengerti bahwa tomat ini sendiri merupakan hasil dari bioteknologi. namun disinyalir mengandung sen restiten terhadap anti biotik. Selain itu pula Susu Sapi yang disuntik homon BGH sendiri mengandung bahan kimia baru yang juga berpotensi pada kesehatan. Selain itu pula beberapa disinyalir gen babi di masukan ke dalam buah semangka? Sehingga diperlukan kewaspadaan maupun penggunaan yang tidak berlebihan.
Dampak terhadap Lingkungan Hidup
Selain menimbulkan berbagai dampak diatas, tidak kalah penting selain hal diatas adalah terhadap lingkungan hidup. Sebab interaksi terhadap lingkungan sangat penting sekaligus menciptakan suatu lingkungan yang sehat. Namun pahamkah apakah dampak bioteknologi bagi lingkungan hidup?Suatu pencemaran pasti kita lebih sering mengenal pencemaran udara, Namun apakah kalian mengenal pencemaran biologi? Salah satu pencemaran dimana kita mengirim makhluk hidup transgenik ke alam lepas sehingga menimbulkan suatu keturunan hasil mutasi makhluk transgenik jika dibiarkan lepas di alam. Selain itu pula penyalagunaan genotip makhluk hidup guna keperluaan hak pribadi. Penyalaggunaan ini sendiri dapat menimbulkan bahaya bagi kelestarian lingkungan hidup.
Kesimpulan
Penggunaan dengan bijak adalah kunci dimana kita dapat memanfaatkan bioteknologi dengan optimal. Selain itu pula diperlukan batasan-batasan dan pikiran rasional dalam menanggapi suatu permasalahan dan dampak yang terjadi, agar kelak Bioteknologi sendiri tidak dimanfaatkan secara negatif dikalangan masyarakat, serta dengan mewujudkan suatu dampak positif yang baik bagi kehidupan.
Sumber :
panduansoal.blogspot.com
sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id
gambar :
kompasiana.com
saglikbilgileri.net
Tinggalkan Komentar di bawah ini
EmoticonEmoticon