Thursday, June 22, 2017

15 Macam-macam Krisis di Indonesia

Sebelumnya saya minta maaf jika artikel ini sedikit menyinggung, namun demi menuangkan opini saya sendiri. Jadi Saya menuliskannya dalam artikel blog saya. Jika ada kesalahan, saya sangat minta maaf, jadi saya berusaha untuk menuliskannya dengan gaya penulisan saya. Semoga menjadi pemikiran demi bangsa Indonesia.

  

MENGAPA SAYA MENYEBUTNYA KRISIS?

Pekembangan jaman dari yang tradisional ke modern serta globasisasi membangung dampak-dampak positif bagi kehidupan bangsa. Namun, perkembangan itupun masih minim di Indonesia serta perkembangan moral yang semakin digerakan oleh pemerintah kini semakin merosot. Mengapa demikian? Karena timbulnya moral-moral yang dulu dianggap tabu / negatif dimata masyarakat kini bermunculan di era modern saat ini. Moral-moral itu berubah ahli menjadi hal yang lazim dilakukan masyarakat modern saat ini. Maka saya menyebutnya sebagai krisis yang terjadi di Indonesia. Khususnya Krisis di era modern saat ini.
  
Krisis memiliki arti keadaan yang berbahaya. Dengan ditambah moral, yang berarti nilai-nilai positif atau ajaran-ajaran baik dalam kehidupan. Dengan Menyatukan keduanya kata tersebut, dapat memberikan makna baru, yakni Krisis Moral.
  
Selain dengan krisis moral, juga terdapat Krisis yang tidak kalah dengan krisis moral, yakni Krisis SDM atau Krisis Sumber Daya Manusia. SDM / Sumber Daya Manusia memiliki arti ialah individu yang produktif bergerak di bidang mereka masing-masing, khususnya di bidang indrustri dan perkembangan bangsa. SDM yang dimiliki di Indonesia masih kurang berkompetisi dengan SDM yang berasal dari luar Indonesia. SDM-SDM yang melimpah di Indonesia masih kalah bersaig dengan SDM luar yang masuk ke Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia masih membutuhkan SDM-SDM yang tangguh saat ini.
  
Dengan penjelasan demikian, saya akan memberikan gambaran macam-macam Krisis yang terjadi di Indonesia menurut sudut pandang penulis blog ini.
  

1. Krisis Kepandaian, dan Penelantaran masa muda

Saat ini, pemuda-pemuda Indonesia yang sebenarnya pandai dan dapat untuk membangun negeri. Tapi adakah pemuda-pemuda saat ini yang bener-bener ingin berkompetisi dan ingin membangun negeri? Jawabannya sedikit, karena hampir sebagian besar anak muda mulai menelantarkan masa muda mereka serta meninggalkan bangsa ini dalam keadaan Krisis Moral. Oleh karena itu, pemuda-pemuda yang sebenarnya pandai masih kurang dibekali dengan baik sehingga hampir sebagian masa muda ditelantarkan dimana-mana.
  

2. Krisis Menghargai orang lain.

Pernahkah membayangkan jasa para pahlawan bangsa Indonesia yang gugur dalam medan perang demi Indonesia? Jawabannya pasti pernah. Bagaimanakah rasa sakit yang diterima oleh mereka saat itu? Jawabannya pasti sakit. Iya, begitulah nasib mereka yang menukar nyawa demi kemerdakaan seluruh masyarakat Indonesia. Mereka berusaha agar terbebas dari bangsa lain. Terus pernahkah kalian menghargai jasa para pahlawan kita?

Era modern saat ini, kita mulai kurang menghargai jasa dari masyarakat kita ataupun orang lain disekitar. Menghargai sebenarnya cukup sederhana, Hanya dengan terima kasih ataupun memberikan balas budi sebagai bentuk menghargai itu. Tanpa perlu mencaci ataupun menghina orang tersebut. Menghargai itu cukup sederhana dan berbeda sekali dengan menganalisis dan mengkritik.
  

3. Krisis Ekonomi

Dulu Indonesia pernah terjadi krisis ekonomi di era sebelum reformasi, dan saat era reformasi, inflansi tetap meningkat dengan pelan, namun untuk saat ini. Pemerintah Indonesia mulai menangai krisis ekonomi dan menstabilkan ekonomi di Indonesia. Semoga krisis ekonomi semakin berkurang dan inflansi pun mulai berkurang.
  

4. Krisis Kontribusi

Kontribusi adalah menyumbang. Saat ini, masyarakat Indonesia jarang menyumbang kepada sesamaanya dan menganggap uang yang dimiliki lebih berharga daripada disumbangkan. Kontribusi masyarakat dapat membangun negeri menjadi lebih baik. Kontribusi ini dapat berupa uang ataupun bantuan-bantuan yang cukup berharga demi masyarakat indonesia. di Era Modern saat ini, kita berusaha untuk tidak hidup secara individualis, melainkan saling menopang antar masyarakat saat ini.
  

5. Krisis Sifat, Moral, dan Sikap

Lingkungan yang berpenaruh dalam mendidik moral suatu masyarakat, khususnya anak-anak yang lebih mudah terpengaruh dengan lingkungan. Jika lingkungan di Indonesia sangat buruk, dapat memabngun moral yang jelek. Khsusunya anak-anak yang sangat mudah terpengaruh. Serta generasi anak sekarang sudah mulai menjadi pemalas oleh karena dimanjakan oleh teknologi saat ini.

Pemerintah Indonesia juga bergerak untuk mengatasi lingkungan-lingkungan yang buruk ini menjadi lingkungan bermain yang membangun kemasyarakatan di Indonesia.
  

6. Krisis "Semangat Tinggi"

Semangat merupakan energi terbesar dalam melakukan pekerjaan. Dengan semangat, kita dapat menggerakan batin untuk melakukan pekerjaan yang berat serta pekerjaan yang lebih luas. Namun Semangat yang terjadi di Indonesia cukup rendah. Oleh karena itu diperlukan semangat yang tinggi agar dapat melakukan pekerjaan yang lebih luas. Semangat tinggipun jarang dimiliki oleh masyarakat Indonesia.
  

7. Krisis Manusia Kreatif dan Innovatif

Orang-Orang Indonesia hanya menjadi pengguna dari hasil ide kreatif dan innovatif orang lain. Namun kurang menciptakan produk-produk kreatif yang dapat bersaing dengan bangsa lain. Oleh sebab itu, masyarakat indonesia khususnya para pemuda-pemudi di Indonesia mulai mengembangkan produk-produk yang belum ada di Indonesia. Walaupun dipandang aneh oleh sesama (karena kurang menghargainya), Namun suatu saat akan menjadi sangat berguna di masyarakat kita ini. Semoga para pemuda tetap mengembangkan kreatifitas dan innovasi di Indonesia.
  

8. Krisis Menghormati Orang yang Lebih Tua.

Kenapa aku bilang begini lagi? Karena memang banyak sekali anak muda yang membuang masa mudanya hanya untuk hal-hal negatif dan melawan orang yang lebih tua. Ingatlah pada saat kita sudah menjadi tua? apakah kita mau di gitukan lagi? mungkin telah mengakar dari anak-anak muda saat ini.
  
Dengan kemajuan teknologi serta menyetarakan guru bahkan orang tua sebagai teman merupakan suatu hal yang baik, namun dapat berdampak buruk bagi kehidupan, yakni bisa jadi kurangnya menghormati orang tua. Bahkan kurang menghormati masyarakat sekitar. Oleh karena itu, perbaiki moral serta gunakan teknologi dengan baik.
  

9. Krisis Kata-kata Baik (Sekarang banyak sekali kata-kata kotor).

Point penting bagiku adalah kata-kata baik. Sebab banyak sekali anak muda dan anak SD sekarang ini memakai kata-kata yang mengikat dan mengakar, yaitu kata-kata kotor. Serta banyak anak SD dan anak Muda sekarang ini menggunakan kata-kata kotor. Oleh Sebab itu dibutuhkan filter dan penahanan diri untuk tidak berbicara kata-kata itu. Serta mengajarkan berbicara yang baik kepada sesama masyarakat Indonesia.
  

10. Krisis Menghargai waktu

Waktu tidak akan kembali, itulah kata-kata yang tepat untuk orang-orang yang menghargai waktu, jangan biarkan waktu yang tak akan kembali itu menghilang begitu saja. Oleh sebab itu, masyarakat Indonesia jarang sekali menghargai waktu yang diberikan untuk mereka mengembangkan diri serta memajukan bangsa Indonesia.
  

11. Krisis Kejujuran

Sebab banyak sekali orang yang tidak jujur di masa sekarang dan menganggap bahwa kebohongan dapat menghasilkan kesuksesan lebih cepat daripada kejujuran. Oleh Sebab itu. Kejujuran sekarang sudah menjadi barang langka. Oleh sebab itu, Orang jujur adalah langka. Sekarang ini banyak sekali orang yang tidak jujur. Ingatlah bahwa jika kau berbohong sekali, balasannya tidak sekarang, namun suatu saat nanti.
  

12. Krisis Kerja Keras

Sebab masyarakat Indonesia sendiri masih kurang kerja keras. Masih dikategorikan kerja santai. Kerja keras sendiri dapat menghasilkan produk yang maksimal serta menghilangkan rasa malas yang ada dalam bantin diri manusia. Jika dibandingkan negara maju, khususnya jepang, Indonesia masih kalah dengan kerja keras yang dilakukan oleh pekerja-pekerja jepang. Oleh karena itu, Orang Indonesia masih krisis dengan orang-orang yang bekerja keras.
  

13. Krisis Kesehatan

Banyak sekali masyarakat indonesia yang kurang mencitai kesehatan mereka sendiri, dikarenakan karena mereka masih kurang berolahraga serta lebih banyak untuk memainkan Smartphone mereka. Oleh karena itu, kesehatna mereka berkurang serta mulai menimbung bibit-bitit penyakit yang ada dalam diri masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, sebaiknya usahakan untuk sering bergerak dan berolahraga jika ada waktu untuk melakukannya.
  

14. Krisis Kerja Cepat dan Sering Menunda-Nunda

Masyarakat Indonesia yang telah diberi kepercayaan sering menunda-nunda pekerjaa mereka sendiri, mulai dari PR, tugas, serta pekerjaan kantor pun ditunda. Ini dikarenakan mereka selalu berkata, jika ada hari besok, kenapa harus sekarang. Selalu berkata demikian. Namun jika kita rombak, maka harusnya hari ini ada waktu besar dapat digunakan secara optimal untuk menyelesaikan pekerjaan tanpa menunda-nunda. Serta kita tidak tahu apa yang terjadi di hari besok (misalnya sakit, dipecat, ataupun tugas dikumpulkan mendadak).
  

15. Krisis Pendidikan Moral

Salah satu faktor timbulnya krisis di atas adalah krisis pendidikan yang baik serta bermoral. Saat ini, pelajar-pelajar sekolah cuman untuk bertemu dengan teman namun tidak belajar dengan sungguh-sungguh. Serta moral pelajar saat ini adalah lebih mudah untuk menyontek dengan guru yang mengawasinya kurang ketat. Oleh karena itu, pendidikan moral perlu diterapkan sekarang juga tanpa menunda-nunda. Serta untuk memperbaiki itu semua, diperkukan pendidikan moral yang lebih mendalam bagi masyarakat Indonesia.
  

MENGAPA SEMUANYA ITU SAYA SEBUT DENGAN KRISIS?

Karena Di Indonesia membutuhkan hal-hal itu semuanya. Serta pengamatan saya di negara sendiri. Banyak sekali anak muda dan lain-lain yang menyia-nyiakan masa mudanya. Oleh Sebab itu sebagai manusia. cobalah melihat diri pribadi sendiri. Mencoba mengubahnya semuanya. dan mengubah negara Indonesia agar lebih baik di masa depan.
  

APAKAH SIAP MENGUBAH INDONESIA?

Kata-kata yang harus di siapkan untuk kita sebagai warga dan generasi indonesia di masa depan. Oleh Sebab itu. Cobalah untuk proscek, mengubah diri lebih baik, dan mencoba hal-hal yang positif yang dilakukan di masa depan.
  

KESIMPULAN

Banyak sekali hal-hal yang terjadi di Indonesia yang tidak sesuai dengan negara Indonesianya sendiri. Oleh sebab itu krisis ini harus segera diselesaikan/diubah di Negara kita sendiri. Ketika kita dapat menyelesaikan krisis ini. maka Negara Kita Sendiri menjadi negara yang maju di Bumi kita ini. Semoga krisis yang terjadi dapat diatas dengan baik secara bersama-sama. Bersama kita bisa bangun Indonesia menjadi lebih maju.
  
Sumber Gambar 

Tinggalkan Komentar di bawah ini
EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)