Thursday, January 2, 2020

7 Hakikat yang terdapat di dalam Sosiologi

Untuk sedikit meringkas hakikat yang terdapat dalam hakikat-hakikat sosiologi sehingga jauh lebih mudah untuk memahami sosiologi lebih baik. Hakikat-hakikat ini sendiri akan mempengaruhi pengertian Sosiologi serta tindakan kita untuk menyikapi sekaligus sosiologi lebih baik lagi. Sekaligus juga menjawab sosiologi adalah satu ilmu pengetahuan jika ditinjau dari hakikat sosiologi.

Salah satu interaksi masyarakat
di dalam organisasi
© www.kompasiana.com
Sehingga dalam hal ini saya sedikit membuat suatu artikel yang cukup sama namun saya pisahkan dan dan sedikit diringkas mengenai hakikat yang terdapat dalam sosiologi. Agar mungkin sedikit pemahaman saya akan sedikit berusaha meringkas apakah itu hakikat dalam sosiologi.

Hakikat dalam Sosiologi

Hakikat sendiri ini berbicra mengenai dasar-dasar yang tercantum dalam ilmu pengetahuan kepada sosiologi. Sehingga dapat diartikan juga apa yang menjadi dasar dari sosiologi ini sendiri dijadikan dalam suatu ilmu pengetahuan. Sehingga jika sosiologi telaah dari sudut pandang hakikat esensi dari sosiologi akan menemukan setidaknya 7 hakikat sosiologi itu adalah ilmu pengetahuan.

1. Sosiologi merupakan suatu ilmu sosial dan bukan merupakan ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan kerohanian.

Perbedaan yang terjadi antar ilmu sosiologi dengan ilmu lainnya bukanlah berasal dari metode-metode yang dipakai saat menelaah suatu gejala sosial. Tetapi lebih condong pada isi dari hasil yang telah ditelaah. Sehingga isi dari sosiologi adalah ilmu-ilmu sosial, ilmu-ilmu sosial yang di sistematis menjadi sosiologi.


2. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif tetapi merupakan suatu disiplin yang kategoris, artinya sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi dewasa ini dan bukan mengenai apa yang terjadi atau seharusnya terjadi

Sebagai suatu ilmu pengetahuan, khususnya sosiologi sendiri membatasi diri terhadap suatu persoalan yang khususnya pada penilaian, maksudnya sendiri adalah tidak melebar dan mengembang pada solusi dan perkembanganya. Membatasi diri ini sendiri berarti sosiologi hanya menetapkan suatu nilai masyarkaat pada suatu waktu dan tempat tertentu, khususnya yang memiliki nilai-nilai tertentu, dan selanjutkan bagaimaan mempergunakan nilai tersebut berkembang pada ilmu lainnya. Sehingga sosiologi menetapkan suatu penilaian masyarakat.

3. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang murni (pure sciences) dan bukan merupakan ilmu pengetahuan yang terapan / terpakai (applied science)

Ilmu pengetahuan murni adalah ilmu pengetahuan yang mementingkan suatu ilmu pengetahuan yang bersifat abstraks yang hanya untuk mementigkan mutu tanpa mempergunakan ilmu pengetahuan tersebut. Sedangkan ilmu pengetahuan terapan adalah ilmu penetahuan yang bertujuan untuk mempergunakan dan menerapkan ilmu tersebut di dalam masyarakat.

Tujuan dari sosiologi adalah untuk mendapatkan pengetahuan secara dalam mengenai masyarakat dan bukan untuk mempergunakannya dalam masyakat. Dalam hal ini sosiologi memberikan fakta-fakta yang terjadi di masyarakat yang dapat dipergunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat.

4. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan abstraks dan bukan ilmu pengetahuan konkret

Ilmu pengetahuan abstraks sendiri berbicara mengenai perhatian tama ssiologi adalah bentuk-bentuk dan pola-pola peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. Pola-pola ini sendiri mengarah pada ide-ide, gejala-gejala, dan konsep-konsep yang ada dalam masyarakat. tetapi wujud dari konsep-konsep ini bukanlah wujud konkret yang ada dalam masyarakat.
Penelitian Sosiologi

5. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian-pengertian dan pola-pola umum

Sosiologi sendiri meneliti da mencari apa yang menjadi suatu prinsip-prinsip atau hukum-hukum umum yang terjadi pada interaksi antar masyarakat atau manusia. Sehingga kajian dasar  sosiologi adalah sturktur. bentuk, hakiki, isi, interaksi, dan segala yang berhubungan dengan masyarakat.

6. Sosiologi sendiri merupakan ilmu pengetahuan yang empiris dan rasional

Empiris sendiri diartikan sebagai berdasarkan prinsip-prinsip pengamatan terlebih lagi pengalaman yang ada dalam observasi lapangan yang terjadi di masyarakat. Dari empiris ini Sosiologi menyadarkan kita pada suatu keadaan masyarakat yang nyata terjadi di masyarakat. Serta metode yang dipakai adalah metode rasionalitas yang mengumatakan pemikiran, yang logika dan rasional dalam mengungkapan pikiran sehat dengan metode yang benar dalam mengungkapan sosiologi di masyarakat.

7. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang umum dan bukan merupakan ilmu pengetahuan yang khusus

Artinya dalam sosiologi, sologi mempelajari gejaa yang terjadi secara umum dari interaksi antara manusia yang ada, bahkan dari seiap bidang yang ada secara umum terjadi di masyarakat. Sehingga dapat dilihat dari contoh di bawah ini untuk mengerti mengenai sosiologi.
Sosiologi sendiri mencakup seluruh gejala umum yang terjadi di masyarakat. Dari seluruh gejala yang ada dalam tabel, maka gejala umum nya memiliki unsur-unsur a, b, c. Dan dari unsur-unsur tersebut merupakan terjadinya faktor-faktor sosial yang terjadi di unsur-unsur tersebut. Yang merupakan faktor-faktor sosial diselidiki oleh sosiologi. Sosiologi juga meneliti juga faktor-faktor sosial yang lain di dalam bidang-bidang kehidupan yang secara khusus. Sehingga pusat perhatian sosiologi terarah pada bagia nyang khusus tadi. Tetapi tempat penelitiannya bersifat umum yaitu menyangkup kehidupan bersama manusia.

Kesimpulan

Sehingga dalam sosiologi terdapat 7 hakikat dasar yang menjadikan sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang terlebih lagi adalah ilmu pengetahuan masyarakat. Sosiologi adalah ilmu sosial yang merupakan suatu disiplin normatif yang kategoris, murni, murni, berusaha untuk mencari suatu pengertian-pengertian umum, rasional empiris, serta bersifat umum yang terjadi di masyarakat.

Artikel terkait :
Sifat Hakikat dari Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan

Sumber :
  1. Soerjono Soekanto dan Budi Sulistyowati, 2017, Sosiologi suatu Pengantar edisi Revisi, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. Hlm. 18-21 dan 43
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi#Ciri-Ciri_dan_Hakikat_Sosiologi, diakses pada tangal 2 Januari 2020 pukul 01:00

Tinggalkan Komentar di bawah ini
EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)