Wednesday, January 1, 2020

Sifat Hakikat dari Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan

Setelah memahami beberapa hal yang ada dalam ciri-ciri Sosiologi yang merupakan ilmu pengetahuan. Setelah ini akan memahami suatu konsep lain dari sosiologi yang mempelajari hakikat dari sosiologi yang merupakan Ilmu pengetahuan. Hakikat ini sendiri di dapatkan ketika mengembangkan maupun mendalami sosiologi yang merupakan ilmu pengetahuan ini.

Jejaring Sosial dan Interaksi Sosial
© jejaringsosialratna.blogspot.com
Untuk mengerti hakikat sosiologi, alangkah baiknya kita akan mengupasnya secara pelahan disini. Untuk mendefinisikan tanpa melalui suatu pengertian, sifat dan hakikat yang dimaksud akan sangat sukar. Sehingga dalam suatu definisi maupun pengertian harus terlebih dahulu ditelaah dari segi sifat dan hakikat yang ada dalam sosiologi. Sehingga definisi dan pengertian ini sendiri dapat dimengerti dan didefinisikan dengan mudah.

Hakikat dalam Sosiologi

Hakikat dalam  KBBI sendiri berbicara dasar-dasar yang menjadi suatu pegangan yang menjadikan Sosiologi dapat dimengerti. Dasar-dasar ini sendiri yang mendasari suatu pengertian, penelitian, dan ilmu pengetahuan. Sehingga untuk mengerti ini sendiri, kita dapat memahami sosiologi dengan mudah dengan memahami hakikat dasar ini.

Jika dalam sudut sosiologi ditelaah dari sudut sifat hakikat, maka kita akan mengerti dan membatu kita untuk memantapkan pengertian kita akan sosiologi. Berikut sifat-sifat dari hakikat sang Sosiologi.

1. Sosiologi merupakan suatu ilmu sosial dan bukan merupakan ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan kerohanian.

Pembedaan yang terjadi dalam sosiologi bukanlah metode-metode yang dipakai dalam menelaah. Tertapi lebih condong kepada isi ilmu yang ada dalam beberapa ilmu pengetahuan yang menghasilkan berbagai perbedaan ilmu pengetahuan. Pembedaan ini sendiri berguna untuk membedakan ilmu pengetahuan ini sendiri bersangkut-paut pada gejala-gejala yang terjadi di alam, lalu ada sangkut-pautnya dengan gejala-gejala yang terjadi di masyarakat. Dan dari isi ilmu ini sendiri menghasilkan perbedaan-perbedaan yang ada, misalnya fisika, matematika, geologi, biologi, ilu pengetahuan alam, sosiologi, ilmu astronomi, dan ilmu pengetahuan yang dikenal lainnya. Sehingga dapat disimpulkan dari isi ilmu sosial yang ada dalam sosiologi, maka sosiologi merupakan ilmu sosial, lebih tepat ilmu pengeahuan sosial.

2. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif tetapi merupakan suatu disiplin yang kategoris, artinya sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi dewasa ini dan bukan mengenai apa yang terjadi atau seharusnya terjadi

Sebagai suatu ilmu pengetahuan, dalam sosiologi sendiri membatasi diri terhadap pada persoalan penilaian, maksudnya adalah tidak melebar dan ke arah atau berkembang yang seharusnya ada. Artinya sosiologi tidak memberikan petunjuk-pentunjuk yang bersangkutan pada yang menyangkut pada kebijaksanaan masyarakat dari proses kehidupan bersama. Serta bkan berarti bahwa pandangan-pandangan sosiologi tidak berguna pada kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam masyarakat seperti politik maupun yang lain, tetapi sosiologi tidak melihat apa yang baik dan salah dari suatu sangkut-paut yang ada dalam nilai-nilai kemanusia. Sosiologi hanya dapat menetapkan suatu masyarakat pada suatu waktu dan tempat tertentu memiliki nilai-nilai tertentu, dan selanjutnya tak dapat ditentukan bagaimana nilai-nilai tersebut seharusnya digunakan. Dari sini perkembangkan sosiologi bukanlah sosiologi lagi dikarenakan sosiologi hanya menetapkan suatu masyarakat, selanjutnya sendiri berkembang pada politik, etika, dan agama. Sehingga sosiologi harus berbeda dengan filsafat politik, etika, dan agama.

3. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang murni (pure sciences) dan bukan merupakan ilmu pengetahuan yang terapan / terpakai (applied science)

Dalam hal ini perlu dibedakan terlebih dahulu yang merupakan perbedaan yang sudut penerapan sang ilmu pengetahuan ini. Ilmu pnegetahuan dibagi menjadi dua, yaitu ilmu pengetahuan murni (pure sciences) dengan ilmu pengetahuan terapan / terpakai (applied sciences). Ilmu pengetahuan murni adalah ilmu pengetahuan yang mementingkan suatu ilmu pengetahuan yang bersifat abstraks yang hanya untuk mementigkan mutu tanpa mempergunakan ilmu pengetahuan tersebut. Sedangkan ilmu pengetahuan terapan adalah ilmu penetahuan yang bertujuan untuk mempergunakan dan menerapkan ilmu tersebut di dlam masyarakat.

Tujuan dari sosiologi adalah untuk mendapatkan pengetahuan secara dalam mengenai masyarakat dan bukan untuk mempergunakannya dalam masyakat. Dalam hal ini sosiologi memberikan fakta-fakta yang terjadi di masyarakat yang dapat dipergunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, tetapi sosiologi sendiri bukanlah suatu ilmu pengetahuan terapan. Bukan berarti bahwa sosiologi tidak berguna, tetapi beum tentu akan dapat menerapkannya, demikian juga sebaliknya. Namun untuk menerapaknnya sendiri belum tentu dapat dipastikan dan hal ini merupakan ilmu pengetahuan terapan.

4. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan abstraks dan bukan ilmu pengetahuan konkret

Ilmu pengetahuan abstraks seniri berbicara mengenai perhatian utama sosiologi adalah bentuk-bentuk dan pola-pola peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. Pola-pola ini sendiri mengarah pada ide-ide, gejala-gejala, dan konsep-konsep yang ada dalam masyarakat. tetapi wujud dari konsep-konsep ini bukanlah wujud konkret yang ada dalam masyarakat.
Penelitian Sosiologi

5. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian-pengertian dan pola-pola umum

Sosiologi sendiri meneliti da mencari apa yang menjadi suatu prinsip-prinsip atau hukum-hukum umum yang terjadi pada interaksi antar masyarakat atau manusia. Sehingga dari sini juga akan menemukan perihal sifat hakikat, bentuk, isi, dan struktur masyarakat manusia yang merupakan kajian mendasari dari sosiologi.

6. Sosiologi sendiri merupakan ilmu pengetahuan yang empiris dan rasional

Empiris sendiri diartikan sebagai berdasarkan prinsip-prinsip pengamatan terlebih lagi pengalaman yang ada dalam observasi lapangan yang terjadi di masyarakat. Dimana dalam sifatnya yang empiris, Sosiologi menyadarkan kita pada suatu keadaan masyarakat yang nyata terjadi di masyarakat. Serta metode yang dipakai adalah metode rasionalitas yang mengumatakan pemikiran, yang logika dan rasional dalam mengungkapan pikiran sehat dengan metode yang benar dalam mengungkapan sosiologi di masyarakat.

7. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang umum dan bukan merupakan ilmu pengetahuan yang khusus

Artinya dalam sosiologi, sosiologi mempelajari gejaa yang terjadi secara umum dari interaksi antara manusia yang ada, bahkan dari seiap bidang yang ada secara umum terjadi di masyarakat. Sehingga dapat dilihat dari contoh di bawah ini untuk mengerti mengenai sosiologi.
Sosiologi sendiri mencakup seluruh gejala umum yang terjadi di masyarahat. Dari seluruh gejala yang ada dalam tabel, maka gejala umum nya memiliki unsur-unsur a, b, c. Dan dari unsur-unsur tersebut merupakan terjadinya faktor-faktor sosial yang terjadi di unsur-unsur tersebut. Yang merupakan faktor-faktor sosial diselidiki oleh sosiologi. Serta sosiologi sendiri merupakan dasar ilmu sosial atau bahwa sosiologi merupakan ilmu sosial yang umum, tetapi bahwa juga dalam sosiologi meneliti juga faktor-faktor sosial yang lain di dalam bidang-bidang kehidupan yang secara khusus. Sehingga pusat perhatian sosiologi terarah pada bagia nyang khusus tadi. Tetapi tempat penelitiannya bersifat umum yaitu menyangkup kehidupan bersama manusia.

Kesimpulan

Sehingga dalam konteks ini sendiri, sosiologi adalah ilmu sosial yang merupakan suatu disiplin normatif yang kategoris, murni, murni, berusaha untuk mencari suatu pengertian-pengertian umum, rasional empiris, serta bersifat umum yang terjadi di masyarakat.

Artikel :
7 Hakikat yang terdapat di dalam Sosiologi

Sumber :
  1. Soerjono Soekanto dan Budi Sulistyowati, 2017, Sosiologi suatu Pengantar edisi Revisi, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. Hlm. 18-21 dan 43
  2. https://kbbi.web.id/hakikat diakses pada tangal 1 Januari 2020 pukul 11.30
  3. https://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi#Ciri-Ciri_dan_Hakikat_Sosiologi, diakses pada tangal 1 Januari 2020 pukul 11.30

Tinggalkan Komentar di bawah ini
EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)