Monday, November 9, 2020

Penyebab-Penyebab Timbulnya Ilmu Sosiologi

Setelah kita banyak sekali membahas mengenai Sosiologi dalam segi perintis, sekila sejarah, dan merupakan pecahan dari artikel sebelumnya. Kini kita akan mempelajari jauh lebih dalam lagi mengenai penyebab timbulnya suatu ilmu sosiologi ini sendiri. Sehingga sosiologi bisa dipakai dan muncul sebagai ilmu pengetahuan yang kini kita miliki dan kita pelajari saat ini.

Proses Asosiatif
Sosial di dalam Proses Asosiatif
Gerd Altmann / Pixabay / Social

Setidaknya kita akan melihat sedikit sudut pandang menenai penyebab terjadinya ilmu pengetahuan sosiologi ini. Kita bisa melihat bagaimana sebelum sosiologi terbentuk menjadi ilmu pengetahuan di Eropa pada abad ke-18. Bagaimana penyebab timbulnya sosiologi sehingga kita dapat menikmati Ilmu sosiologi ini. Bagaimana sosiologi dapat berperan di dalam nilai-nilai sosial. 


Setidaknya dalam pandangan penulis sendiri, kita akan mendefiniskan dua penyebab yang mendasar dan penyebab dari segi sejarah di Eropa.  Dalam hal ini, kita akan mempelajari mengapa sosiologi bisa lahir. 


Penyebab Utama Sosiologi

Sebelum memikirkan penyebab-penyebab adanya ilmu sosiologi di dalam Eropa abad ke-18. Alangkah baiknya kita sadar bahwa diri kita menfokuskan terlebih dahulu bagaimana kita adalah ciptaan dari Allah sendiri. Manusia diciptakan oleh Allah Tritunggal sebagai makhluk yang sadar. Kesadaran manusia itu dapat disimpulkan dari kemampuan untuk berpikir, berkehendak, dan merasa. Salah satunya adalah untuk memperoleh ilmu pengetahuan, dan Sosiologi adalah salah satu dari ilmu pengetahuan.

TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. ...  - Kejadian 2:18

Perlu kita pikirkan terlebih dalam bahwa sebenarnya Tuhanlah yang menciptakan kita. Tuhan menciptakan kita hidup bersama. Namun yang terpenting terlebih dahulu bagaimana kita memiliki hubungan pribadi kepada Allah, lalu kepada sesama manusia, dan akhirnya hubungan kita dengan dunia. Inilah yang menjadi esensi sosiologi dalam Kristen. Hubungan sosial manusia itu indah dan misterius. Mereka demikian karena itu adalah anugerah Tuhan bagi kita.


Alkitab menjelaskan sangat penting mengenai hubungan/ relasi antar manusia. Manusia diciptakan Allah segambar dan serupa dengan Allah. (Kej. 1:26). Lalu Allah sendirilah yang berkata kepada manusia. (Kej. 1:28). Allah memberikan larangan khusus untuk tidak memakan pohon pengetahuan baik dan jahat. (Kej. 2:16 - 17). Akhirnya Allah menciptakan Hawa dan Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang diciptakan oleh Allah.


Namun karena manusia jatuh dalam berdosa, akhirnya pemberontakan kepada Allahlah yang sering terjadi. Sejak kejatuhan, hidup dan pemikiran kita berada dalam kekacauan dan pemberontakan. Dan Pemberontakan ini mencakup seluruh aspek kehidupan, yakni baik itu dalam Kepercayaan, politik, science (ilmu pengetahuan), seni, musik, masa depan, dan seluruh bidang lainnya. Namun hanya dapat dipulihkan di dalam Kristus.

Alkitab
Asal muasal ketika kita membacanya
© Wendy van Zyl / Pexels

Sebab itu, kita harus mempunyai presaposisi bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan — Penguasa dan Raja seluruh alam semesta (Ef. 1: 20 - 22; Flp 2: 9 - 11). Namun karena dunia ini telah rusak karena dosa. Maka semua dipulihkan di dalam penebusan Anak-Nya yangtelah turun ke dunia untuk menyelamatkan mereka. Dan akhirnya mereka dipersatukan di dalam tubuh Kristus. dan Kita adalah anggota-anggota di dalam tubuh ini. Sehingga dalam kehidupan kita, sepenuhnya dalam sistem dan worldview kita, untuk kemuliaan Allah. Kehidupan univesal / sepenuhnya harus untuk kemuliaan Allah. 


Sehingga dapat disimpulkan penyebab utama dalam Sosiologi [nilai-nilai sosial] ini sendiri adalah Allah itu sendiri, yang menciptakan kita dan memberikan anugerah umum kepada kita. Akan tetapi kita yang udah jatuh dalam dosa, diselamatkan oleh Kristus dan menjadi satu di dalam tubuh kristus dan menjadi anak-anak Allah. Dan karena dosa, sering terjadi percekokan yang ada di dalam kehidupan kita. Oleh sebab itu manusia perlu memperbaiki hubungan relasi ini agar kembali kepada Allah. 


Bagaimana filsafat yang dijelaskan oleh Plato dan Aristoteles? Mereka masuk dalam kategori anugerah umum Allah tapi tidak memiliki effect keselamatan. Dalam hal ini, Mereka tidak menunjuk langsung kepada esensi keselamatan yang ada di dalam Kristus Yesus. Meskipun sebagian besar berpendapat bahwa mereka adalah bagian dari Sosiologi karena nilai-nilai sosialnya ada. Tapi belum tentu. 


Penyebab Adanya Sosiologi dalam Gejolak Eropa

Permasasalahan penting timbulnya sosiologi adalah gelolak yang terjadi di dalamnya. Terutama di abad ke 18 di mana terjadinya gejolak luar biasa yang menuyebabkan disintegrasi di dalam agama Kristen. diintegrasi di dalam keatuan masyarakat di abad pertengahan. Dalam diintergrasi ini lebih sering menyatakan bahwa "Tidak ada pemerintah, hanya rakyat saja", secara tak langsung juga mengkritisi "Pemerintahan Allah di bumi".  Pernyataan ini sendiri dikarenakan adanya politik yang ditenggarai berasal dari Revolusi Perancis.


Terjadi perubahan sosial juga dikaitkan timbulnya permasalahan dan timbulnya suatu sosiologi. L. Laeyendekter. Kelahiran sosiologi terjadi karena serangkaian perubahan yang berjangka panjang yang melanda Eropa Barat di abad pertengahan. Perubahan-perubahan itu antara lain :

  1. Timbulnya kapitalisme pada akhir abad ke -15
  2. Perubahan di bidang sosial dan politik,
  3. Perubahan berkenaan dengan reformasi Martin Luther,
  4. Meningkatnya individualisme
  5. Lahirnya ilmu pengetahuan modern
  6. berkembanganya kepecayaan pada diri sendiri.

Serta terjadinya juga 2 revolusi besar di abad ke-18, yaitu (1) Revolusi Industri serta (2) Revolusi Perancis.


Daftar kekuatan sosial yang mendorong pertumbuhan sosiologi hampir kita jumpai. Antara lain kekuatan sosiologi ialah :

  • Revolusi Politik,
  • Revolusi Industri dan munculnya kapitalisme
  • Munculnya sosialisme
  • Urbanisasi
  • Perubahan keagamaan
  • Pertumbuhan ilmu


Peristiwa-peristiwa besar yang terjadi pemicu dalam masyarakat. Sosiologi itu lahir pada saat transisi menuju masyarakat baru tersebut, yakni pada abad ke-19. Peristiwa apakah itu? 


1. Revolusi Politik (Revolusi Prancis)

Perubahan masyarakat yang terjadi selama revolusi perancis sangat luar biasa begitu luar biasa, yaitu bidang ekonomi, politik, dan sosial budaya. Adanya semangat liberalisme sendiri telah berhasil di dalam segala bidang, antara lain adalah penerapan hukum dan undang-undang. Pembagian masyarakat lama kelamaan terhapus dan semua memiliki hak yang sama di dalam hukum.

Revolusi Perancis
Revolusi Perancis
© moondoggiesmusic.com


2. Revolusi Ekonomi (Revolusi Industri)

Abad ke-18, maka terjadinya revolusi industri besar-besaran. Berkembangnya kapitalisme perdagangan mekanisme prose dala pabrik, teciptanya suatu unit-unit produksi yang luas, terbentuknya kelas buruh, dan terjadinya suatu urbanisasi yang merupakan manifestasi dari hiruk-pikuknya perekonomian. Sehingga dalam struktur masyarakat berubah dengan munculnya kelas buruh dan majikan. Karena kelas majikan memperlemah buruh, akhirnya buruh melakukan serikat untuk membebaskan dan mengurangi penindasan majikan.


Kesimpulan

Jadi setidaknya kita bisa melihat penyebab munculnya Sosiologi karena memang dari awal Allah telah menciptakan manusia dengan nilai-nilai sosial. Di dalam nilai-nilai sosial ini sendiri , kita bisa melihat penyebab utamanya sendiri berasal dari Allah, sedangkan penyebab dari ilmu. Tetap kita bisa melihat penyebab lain yang merupakan penyebab sampingan yang berasal dari gejolak yang terjadi dari Eropa, yaitu terjadinya Revolusi Perancis dan Revolusi Industri. 


Sumber :

  • Abraham Kuyper, 2012, Ceramah-Ceramah Mengenai Calvinisme, Surabaya : Momentum, Hlm.51 - 64, 136 - 141 | Bagian Ilmu Pengetahuan, maka kita harus memiliki cinta akan ilmu pengetahuan dan Allah dalam anugerah umumnya telah memberikannya. Serta dalam konteks lain, kita harus memiliki sistem kehidupan yang berhubungan dengan Allah langsung, manusia, dan dunia (3 Hubungan ini penting).
  • Abraham Kuyper, 2014, Iman Kristen dan Problema SosialSurabaya : Momentum, Hlm. 49 - 68 || mengenai diintergrasi yang di tubuh Kristen yang disebabkan oleh gerakan Revolusi Perancis (politik) akhir abad 18.
  • Atik Catur Budiati, 2009, Sosiologi Kontekstual : Untuk SMA & MA Kelas X, Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Hlm. 3 - 4
  • Kamanto Sunarto, 2004, Pengantar Sosiologi Edisi Revisi, Jakarta : Lembaga Penebit Fakulstas Ekonomi Universitas Indonesia, Hlm. 1 - 2
  • Vern Sheridan Poythress, 2011, Redeeming Sociology A God-Centered Approach, Wheaton, Illinois : Crossway, Hlm. 14 - 18

Tinggalkan Komentar di bawah ini
EmoticonEmoticon