Friday, November 6, 2020

Objek dan Orientasi Sosiologi

Sosiologi adalah ilmu yang bener-bener begitu luas yang hanya membahas gejala yang terjadi di dalam masyarakat. Gejal-gejala ini adalah yang diteliti di dalam hubungan antara manusia dan proses yang terjadi di dalamnya. Oleh sebab itu Sosiologi bisa dibilang suatu ilmu yang meneliti kehidupan masyarakat. ilmu yang sebenarnya berkaitan antara satu dengan lainnya. Oleh sebab itu sosiologi sangat penting untuk kita pelajari

Picnic Bersama
Picnic Bersama
© Picnic / Free-Photos / Pixabay

Oleh sebab itu, kita disini akan mempelajari mengenai objek sosiologi (objek Sosilogi dan objek kajian sosilogi) di tambah dengan orientasi sosiologi. Karena dalam hal ini memiliki sedikit keterkaitan antara bagian sebelumnya dengan bagian sekarang yang kita pelajari dari orientasi sosiologi. Sehingga kita bisa mempelajari sosiologi jauh lebih dalam dan juga jauh lebih dalam lagi


Objek Sosiologi

Sebagaimana dengan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya, terutama dalam bidang ilmu-ilmu sosial, objek dari sosiologi adalah masyarakat yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses yang timbul dari hubugan manusia di dalam masyarakat. Dalam hal ini, untuk memberikan suatu batasan sangatlah sukar, dikarenakan masyarakat sendiri terdiri dari berbagia lapisan, buaya, dan lain-lain yang menjadikan batasan tersebut susah. Dikarenakan unsur-unsur lainnya saling terhubung. Bahkan unsur masyarakat sendiri memiliki komplesitas tertentu.


Objek Kajian Sosiologi Secara Umum

Beberapa objek kajian sosiologi secara umum adalah didasari pada dua hal sebagai berikut :


1. Objek Material

Objek material dalam sosiologi adalah objek kajian sosiologi yang meliputi dalam kehidupan hubungan masyarakat. Sehingga tujuan dari "materi" disini adalah kehiduan yang terjadi dalam masyarakat. Hubungan masyarakat sendiri adalah suatu yang meliputi entitas di hubungan tersebut. Baik secara entitas baik fisik maupun kultural. Bahkan fenomena yang membentuk pola dan melibatkan hubungan antara individu, individu dengan kelompok, dan antara kelompok masyakat. Ini adalah objek material sosiologi.


2. Objek Formal

Objek Formal berbeda dengan objek material. Objek formal lebih menekankan pada perspektif atau cara pandang suatu ilmu pengetahuan. Sehingga dalam objek material, materinya adalah objeknya kehiputan hubungan masyarakat. Sehingga objek formal mempelajari masyarakat saling berinteraksi satu sama lain, sehingga interaksi, relasi, dan komunikasi sosial. Bahkan mempelajari interaksi sosial dalam masyarakat.


3. Objek Non Materiil

Bahkan disini adalah yang penting adalah budaya dan adat istiadat. Seperti suatu nilai-nilai, aturan, norma, bahasa, organisasi, serta lembaga. Sehingga konsep dari suatu agama melahirkan suatu aturan, nilai moral bahasa, serta etnis yang disesuai dengan agama yang dianut.


4. Objek Budaya

Objek budaya adalah salah satu yang mempengaruhi suatu hubungan sosial, bahkan interaksi sosial. Objek budaya kultur yang mempengaruhi di dalam interaksi sosial dan kehidupan masyarakat.


5. Objek Agama / Kepecayaan

Pengaruh dari objek agama ini mempengaruhi suatu hubungan sosial masyarakat, terutama juga moral dan etika serta kepercayaan yang mendasar yang menjadi pengaruh pada masyarakat.

Cathedral
Cathedral
© abbey / Pexels / Pixabay


Orientasi Masalah Sosiologi

Dalam hal ini, kita akan mempelajari secara ringkas apa yan menjadi bagian terpenting yang ingin sosiologi raih. Apakah yang mejadi orientasi di dalam sosiologi dan permasalahan apakah yang dipelajari di dalam sosiologi. Orientasi masalah sosilogi adalah tinjauan masalah dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Masyarakat sebagai sebuah sistem kehidupan yang kompleks memiliki masalah–masalah yang kompleks pula. Sosiologi melihat segi orientasi masalah, maka sebagiannya dapat dipaparkan sebagai berikut:


1. Relasi antar kelompok

Kita juga melihat bahwa manusia memiliki berbaai etnik, ras dan pengelolaan tenaga kerja, bangsa dan kepercayaan berbeda

2. Organisasi Sosial

Terdiri atas komuntias, stratifikasi sosial, insitusi, struktur sosial, industri, tenaga kerja, militer.

3. Perubahan sosial

Terdiri dari gerakan sosial, perubahan teknologi, perubahan budaya, pegeseran budaya, dan mobilitas sosial

4. Disorganisasi sosial

Terdiri dari tindakan kriminal, kenakalan remaja, penyalaguanaan obat bius, dan hal-hal yang merusak secara sosial.

5. Pendapat umum dan masyarakat setempat

Terdiri dari pengukuran pendapat pribadi, penelitian pasar, studi tentang minat atau moral, dan komunikasi massa.

6. Relasi antar manusia

Terdiri dari dinamika kelompok, sociometry, dan sosialisasi

7. Kota-desa

Terdiri dari orientasi permasalahan masalah perkotaan, studi kawasan, ekologi manusia, dan analisis masyarakat setempat.

8. Keluarga

Meliputi permasalahan hubungan perkawinan, relasi anak dan orang tua, dan pemenuhan kebutuhan hidup.

9. Kependudukan

Teridir atas data statistik, migrasi, dan profesi.

10. Psikologi Sosial

Orientasi masalah mengenai pengembangan individu, ilmu jiwa massa, kesehatan mental dan tingkah laku kolektif.

11. Studi Wilayah

Mengkaji suatu wilayan tertentu, misalnya benua Eropa, Asia, Afrika, Amerika, negara-negara maju dan negara-negara berkembang.

12. Kerjasama antar pihak

Sama halnya relasi, dalam hal ini kerjasama dapat mencakup mengenai interaksi antar masyarakat agar menggapai tujuan tertentu.


Kesimpulan

Setidaknya dalam Sosiologi, kita bisa mengerti apakah itu sosiologi dengan melakukan kajian di dalam objek dan orientasi sosiologi tersebut. Di dalam kajian ini, kita bisa meneliti sosiologi jauh lebih dalam dan akhirnya dapat kita pergunakan dalam kehidupan sosial kita sehari-hari. Hal ini sangat penting guna kita mencapai hal-hal yang diinginkan melalui pendalaman kita akan sosiologi. Sehingga dalam orientasinya kita bisa lebih ahli terhadap suatu bidang yang kita minati saat ini.


Sumber :
  • Soerjono Soekanto dan Budi Sulistyowati, 2017, Sosiologi suatu Pengantar edisi Revisi, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. Hlm. 21
  • Elisanti dan Titin Rostini, 2009, Sosiologi 1 : untuk SMA / MA Kelas X, Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Hlm. 10 - 11
  • Suhardi dan Sri Sunarti, 2009, Sosiologi 1 Untuk SMA/MA Kelas X, Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Hlm. 7 - 11
  • http://hedisasrawan.blogspot.com/2013/04/objek-sosiologi-artikel-lengkap.html. Diakses pada 6 November 2020

Tinggalkan Komentar di bawah ini
EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)