Sunday, June 3, 2018

Bentuk-Bentuk Organisasi

Masih ingat akan artikel yang membahas mengenai organisasi? Apakah kalian uda mengenal makna dari organisasi belum? Semoga dapat tercerahkan oleh artikel sebelumnya ya.

Setelah memahas panjang lebar mengenai pengertian, tujuan, dan manfaat dari organisasi, ternyata belum selesai sampai disitu. Disini masih banyak lagi pembahasan mengenai organisasi. Okay, persiapkan telinga dan mata anda mengenai artikel berikut.
 

BENTUK-BENTUK ORGANISASI :

Masih ingat pengertian dari Organisasi. Kalau masih apa dong artinya? Loh kok belum dijawab si, nah ok ok saya akan bagi tahu deh. Organisasi adalah sekumpulan orang satu tempat untuk menggapai tujuan bersama. Gimana udah ingatkan?
Organisasi

Setelah memahami makna dari organisasi, pasti kalian memahami bentuk-bentuk dari organisasikan. Bentuk-bentuk organisasi sendiri dibentuk berdasarkan persepakatan dari anggota atas tujuan bersama. Oleh sebab itu berikut bentuk-bentuknya berdasarkan jenis dan fungsi di lapangannya.
  1. Organisasi politik
  2. Organisasi sosial
  3. Organisasi mahasiswa
  4. Organisasi olahraga
  5. Organisasi sekolah
  6. Organisasi negara
  7. Organisasi pemuda
  8. Organisasi agama
  9. Organisasi extrakurikuler
  10. Organisasi bisnis
  11. Organisasi kemasyarakatan
  12. Organisasi ekonomi

Selain itu pula terdapat bentuk-bentuk lain dari organisasi berdasarkan strukturalnya. Berikut bentuk bentuk organisasi berdasaran strukturalnya. Dibagi menjadi 4 bentuk :
 

1. Organisasi garis/Lini(Line Organization)

Organisasi garis merupakan salah satu bentuk tertua, dan sangat sederhana diciptakan Henry Fayol. Organisasi sendiri memiliki anggota sedikit dengan pemilik adalah Jabatan tertinggi di dalamnya dan berhubungan langsung dengan anggotanya. Disini setiap anggota berfungsi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya. Pemberian inipun terjadi secara vertikal kebawah dengan mandat yang tegas, sesuai hierarki jelas. Sedangkan hubungan antara pemimpin dan bawahannya tersturktur langsung secara vertikal. Organisasi ini sendiri kebanyakan kelompok-kelompok kecil masyarakat misalnya rumah makan, toko roti, tempat kejar kecil, dan lain sebagainya.
  

2. Organisasi garis dan staf(Line and Staff Organization)

Merupakan salah satu turunan dan kombinasi dari organisasi staf dan lini. Namun lebih cenderung mempertahankan asas komando sehingga kelancaran tugas sendiri dibantu oleh para staff. Dimana staff sendiri berperan dalam tukar pikiran dan pencarian data informasi dibutuhkan. Jadi antara komando atau pimpinan dengan staff saling mempengaruhi dalam mencapai tujuan bersama.
  

3. Organisasi fungsional (Functional Organization)

Sesuai dengan maksud tujuan organisasi bentuk fungsional adalah dalam suatu organisasi terdapatnya pembagian tugas serta peran yang dibutuhkan. Diciptakan oleh Frederick W. Taylor, maka pekerjaan akan segera tuntas jika terdapat fungsi maupun peran yang dapat dikerjakan oleh anggota-anggota dengan keahlian khusus. Sehingga tidak terlalu menekang pada struktural seperti line, namun fungsi dan kemampuan setiap anggota yang menjalaninya.
 

4. Organisasi lini dan Fungsional (Line and Functional Organization)

Sebuah kombinasi antara bentuk lini dan fungsional membentuk organisasi ini. Pengertiannya sendiri merupakan dimana bentuk organisasi kebijakannya pimpinan tertinggi diturunkan kepada kepala unit sesuai dengan kemampuannya serta kebijakan inipun dilimpahkan pula sesuai fungsi penjabat dibawahnya. Sehingga terbentuknya struktur line dan pejabatnya merupakan fungsional yang melaksanana sesuai dengan bidangnya. Agar tak terjadi kesalahan, hasil kerjanya pun diserahkan kepada kepala unit yang ada diatasnya sebelum kembali ke pimpinan.
Bentuk sturktur organisasi di liknet.co.id (sebagai sampel)
  

5. Organisasi komite/panitia (Committe Organization)

Salah satu organisasi yang terunik dimana setiap orang memiliki pendapat sendiri. Sehingga pekerjaan apapun harus dikerjakan secara kolektif dan dikerjakan dalam kelompok tertentu. Sehingga Kelompok ini sendiri disebut dengan komite. Dengan bentuk organisasi komite, segala urusan pekerjaan dapat dikerjakan secara bersama tanpa timbul gesekan-gesekan yang memperlemah kinerja suatu organisasi.
     

Kesimpulan

Setiap organisasi memiliki bentuk-bentuk yang unik, berdasarkan tujuan dan maksud dirikan, anggota hingga bentuk orgaisasi berdasarkan strukturalnya. Namun jikakalian mempelajari lebih dalam tidak terlalu ribet namun cukup unik. Sehingga tidak perlu belajar, cukup perlu diterapkan sesuai dengan struktur yang tepat dalam suatu organisasi. Sekian artikel ini terima kasih.
 
Sumber :
bacaanpopuler.com
Gambar :
betawifbr.wordpress.com
www.linknet.co.id

Tinggalkan Komentar di bawah ini
EmoticonEmoticon